Wali Kota Prabumulih Ikuti Rakor TPID dan TP2DD 2026, Ini Tanggapannya
Palembang – Komitmen menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok dan mempercepat digitalisasi daerah kembali ditegaskan Pemerintah Kota Prabumulih. Hal ini ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, saat menghadiri High Level Meeting Rapat Koordinasi dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Sumatera Selatan.
Kegiatan strategis tersebut digelar di Ballroom Hotel Wyndham Palembang, serta dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.
Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya sinergi dan langkah konkret seluruh pemerintah kabupaten/kota dalam menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Ia meminta seluruh kepala daerah memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman serta distribusi berjalan lancar, sehingga masyarakat tidak mengalami gejolak harga yang signifikan.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, menyampaikan komitmen penuh Pemerintah Kota Prabumulih untuk terus memperkuat peran TPID dalam mengendalikan inflasi daerah.
“Kami akan terus memantau perkembangan harga di pasar, memperkuat koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha, serta siap menggelar operasi pasar apabila diperlukan. Stabilitas harga adalah kunci menjaga daya beli masyarakat,” tegasnya.(24/2/26)
Menurutnya, pengendalian inflasi bukan hanya soal angka, tetapi juga menyangkut rasa aman dan kepastian bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan.
Tak hanya fokus pada stabilitas harga, rakor ini juga menyoroti percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah melalui TP2DD. Dalam forum tersebut, Wali Kota Prabumulih menegaskan kesiapan Pemkot untuk memperluas implementasi transaksi non-tunai di lingkungan pemerintahan.
Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah. Digitalisasi juga diyakini mampu mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan responsif terhadap perkembangan teknologi.
Wali Kota Prabumulih hadir didampingi Asisten I Dr. Drs. Aris Priadi, SH, M.Si., Kepala Dinas Kominfo Effryadi, S.Psi., serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran jajaran tersebut menunjukkan keseriusan dan kesiapan Pemkot Prabumulih dalam mengimplementasikan hasil rakor di tingkat daerah.
Melalui partisipasi aktif dalam forum strategis ini, Pemerintah Kota Prabumulih menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendorong transformasi digital, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.(009)
