Gempar! Dua Orang Tewas Mengenaskan

Prabumulih – Jasad seorang pria terkapar berlumuran darah. Peristiwa yang menggemparkan warga ini terjadi di depan sebuah salon di Jalan Nias, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur.

Belum diketahui persis motif pengeroyokan yang berujung pada kematian korban. Belakangan diketahui korban bernama Amin alias Anang Gondrong (45) warga Jalan Bima, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara.

Tidak hanya Amin alias Anang gondrong yang tewas disabet senjata tajam pelaku pengeroyokan, seorang rekannya bernama Junaidi alias Robet (62) juga ikut tewas bersimbah darah dihabisi pelaku.

Korban Junaidi dihabisi oleh para pelaku yang diduga berjumlah tiga orang di Jalan Tower, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, pada Selasa (19/05/2020) sekira pukul 15.00 WIB. Korban menghembuskan nafas terakhirnya saat dilarikan ke Rumah Sakit AR Bunda.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan identifikasi terhadap kedua korban. Polisi juga tengah memburu para pelaku yang telah tega mengeroyok kedua korban hingga nyawa keduanya melayang.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa pengeroyokan tersebut diketahui oleh seorang saksi bernama Fitri (36). Saat itu ia tengah duduk di depan rumah, tiba-tiba korban berlarian dikejar oleh tiga orang pria membawa senjata tajam jenis parang.

Baca juga  Rifo Diciduk Polisi Lantaran Melakukan Pemukulan Pungunjung Warnet

Satu orang pria mengejar menggunakan sepeda motor seraya membawa parang, sedangkan dua orang lainnya berlarian mengejar korban. Tak lama kemudian terdengar suara ribut seperti orang berkelahi.

Selanjutnya ketiga pelaku kemudian langsung kabur meninggalkan korban yang sudah terkapar bersimbah darah tepat di depan salon Asna yang berada persis dengan rumah saksi.

Melihat itu Fitri langsung berteriak histeris dan meminta tolong warga. Sontak saja warga langsung berhamburan keluar rumah dan langsung melaporkan kasus tersebut ke polisi.

“Aku dak lihat persis waktu mereka ribut. Soalnyo aku takut dan cuma dengar dari balik pintu. Setelah mereka kabur aku baru keluar rimah dan jingok korbannyo sudah bersimbah darah depan pintu salon,” ujar Fitri.

Sementara itu, Indri (42) istri dari Anang Gondrong mengaku tidak menyangka jika suaminya harus tewas dengan kondisi yang mengenaskan. Menurutnya, sebelum kejadian itu suaminya sempat didatangi oleh Junaidi untuk meminta bantuan menagih hutang kepada seseorang.

Baca juga  Eks Direktur PDAM Tirta Prabujaya Ditahan Kejaksaan

“Aku dak nyangko bakal jadi cak ini. Dio dijemput kawannyo ke rumah. Ujinyo nak ngerewangi nagih hutang. Memang dio galak bantu kawannyo itu untuk nagih hutang. Tapi ngapo laju cak ini kejadiannyo,” ucapnya seraya berharap agar polisi dapat segera menangkap dan mengungkap kasus tersebut

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudharmaya SH SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Kompol Alhadi Ajansyah SH didampingi Kanitreskrim Ipda Ferdy SH menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Menurutnya kuat dugaan korban meninggal akibat dikeroyok, mengingat banyak terdapat luka di sejumlah tubuh korban.

“Kejadian ini masih kita selidiki, termasuk masalah modus dan siapa pelaku yang telah mengeroyok korban hingga tewas. Saat ini korban sudah dilarikan ke RSUD Prabumulih untuk divisum,” tandasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *